Sabtu, 30 November 2013

Aspek Bisnis di Bidang Teknologi Informasi


Kemajuan yang telah dicapai manusia dalam bidang Teknologi Informasi merupakan sesuatu yang patut kita syukuri karena dengan kemajuan tersebut akan memudahkan manusia dalam mengerjakan pekerjaan dan tugas yang harus dikerjakannya. Namun, tidak semua kemajuan yang telah dicapai tersebut membawa dampak positif. Diantara kemajuan yang telah dicapai tersebut ternyata dapat membawa dampak negatif bagi manusia. Dibawah ini akan dipaparkan dampak positif (keuntungan) dan negatif (kerugian) dari penggunaan Teknologi Informasi.
Keuntungan :
1.      Kemajuan teknologi komunikasi yang cepat dapat mempermudah komunikasi antara suatu tempat dan tempat yang lain.
2.      Semakin maraknya penggunaan Teknologi Informasi akan semakin membuka lapangan pekerjaan.
3.      Bisnis yang berbasis Teknologi Informasi atau yang biasa disebut e-commerce dapat mempermudah transaksi-traansaksi bisnis suatu perusahaan atau perorangan.
4.      Informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan.
Kerugian :
1.      Dengan pesatnya teknologi informasi baik di internet maupun media lainnya membuat peluang masuknya hal-hal yang berbau pornografi, pornoaksi, maupun kekerasan semakin mudah.
2.      Dengan mudahnya melakukan transaksi di internet menyebabkan akan semakin memudahkan pula transaksi yang dilarang seperti transaksi barang selundupan atau transaksi narkoba.


B.    Pengadaan Barang Dan Jasa
Dalam menjalankan fungsi pemerintahan, sudah pasti dibutuhkan logistic, peralatan dan jasa yang menunjang optimalnya kerja instansi tersebut. Kebutuhan ini dipenuhi oleh beberapa pihak, baik itu perusahaan milik pemerintah maupun swasta. Berbeda dengan pengadaan barang dan jasa di instansi dan perusahaan swasta, pengadaan barang dan jasa di instansi pemerintahan lebih rumit karena berhubungan dengan perhitungan APBN/APBD yang digunakan untuk membayar barang atau jasa tersebut.
Terlebih lagi ada beberapa aturan yang mengatur proses pengadaan barang tersebut, Perpres 54 tahun 2010 sebagai perubahan tentang tatacara pengadaan barang dan jasa pemerintah dari Keputusan Presiden No 8 tahun 2003. Dalam proses pengadaan barang dan jasa ini, ada beberapa istilah yang perlu diketahui agar tidak menimbulkan ambiguitas dan misinterpretasi. 

Selengkapnya bisa di Download di sini atau di sini.

Jumat, 08 November 2013

PERATURAN DAN REGULASI ( Tugas 4 softskill )

UU NO.19 TENTANG HAK CIPTA

1. Ketentuan Umum

       Pada dasarnya, hak cipta merupakan “hak untuk menyalin suatu ciptaan”. Hak cipta dapat juga memungkinkan pemegang hak tersebut untuk membatasi penggandaan tidak sah atas suatu ciptaan. Pada umumnya pula, hak cipta memiliki masa berlaku tertentu yang terbatas. Hak cipta berlaku pada berbagai jenis karya seni atau karya cipta atau “ciptaan”. 


        Pada pasal 1 menjelasakan bahwa :
1.                  Hak Cipta adalah hak eksklusif bagi Pencipta
2.                  Pencipta adalah seorang atau beberapa orang secara bersama-sama yang atas inspirasinya melahirkan suatu Ciptaan

Di dalam konsepsi hak kekayaan intelektual ada pembagian hak kekayaan intelektual itu sendiri. Hak kekayaan intelektual dibedakan menjadi dua, yakni; HAK CIPTA dan hak milik perindustrian. Khusus, hak milik perindustrian ini dibagi lagi menjadi beberapa, di antaranya; PATEN, merek, desain industri, dan rahasia dagang. 

RUU Informasi dan Transaksi Elektronik

UU ITE boleh disebut sebuah cyberlaw karena muatan dan cakupannya luas membahas pengaturan di dunia maya, meskipun di beberapa sisi ada yang belum terlalu lugas dan juga ada yang sedikit terlewat.
UU ITE adalah cyberlaw-nya Indonesia, kedudukannya sangat penting untuk mendukung lancarnya kegiatan para pebisnis Internet, melindungi akademisi, masyarakat dan mengangkat citra Indonesia di level internasional. Upaya pemerintah untuk menjamin keamanan transaksi elektronik melalui UU ITE ini patut diapresiasi. Tapi mata dan pikiran juga tetap siaga pada isi peraturan yang berkemungkinan melanggar hak asasi manusia untuk mendapatkan informasi yang berkualitas dan kritis.

Peraturan Bank Indonesia Tentang Internet Banking

A.           Pengertian E-Banking
Apa itu e-banking? E-banking didefinisikan sebagai penghantaran otomatis jasa dan produk bank secara langsung kepada nasabah melalui elektronik, saluran komunikasi interaktif. E-Banking meliputi sistem yang memungkinkan nasabah bank, baik individu ataupun bisnis, untuk mengakses rekening, melakukan transaksi bisnis, atau mendapatkan informasi produk dan jasa bank melalui jaringan pribadi atau publik, termasuk internet. Nasabah dapat mengakses e-banking melalui piranti pintar elektronis seperti komputer/PC, PDA, ATM, atau telepon.


Selengkapnya bisa di Download di sini atau di sini.

Jumat, 01 November 2013

AUDIT TRAIL, REAL TIME AUDIT, IT FORENSICS.

IT AUDIT TRAIL

Audit Trail merupakan salah satu fitur dalam suatu program yang mencacat semua kegiatan yang dilakukan tiap user dalam suatu tabel log. Secara rinci, Audit Trail secara default akan mencacat waktu, user, data yang diakses dan berbagai jenis kegiatan. Jenis kegiatan bisa berupa menambah, merubah, dan menghapus. Audit Trail apabila diurutkan berdasarkan waktu bisa membentuk suatu kronologis manipulasi data. Dasar ide membuat fitur Audit Trail adalah menyimpan histori tentang suatu data (Dibuat, Diubah, atau Dihapus) dan oleh siapa serta bisa menampilkannya secara kronologis. Dengan adanya trail ini, semua kegiatan dalam program yang bersangkutan diharapkan bisa dicatat dengan baik.

CARA KERJA AUDIT TRAIL

Audit Trail Yang Disimpan Dalam Suatu Tabel
A. Dengan menyisipkan perintah penambahan record ditiap Query Insert, Update, Delete
B. Dengan memanfaatkan fitur trigger pada DBMS. Trigger adalah kumpulan SQL statement, yang secara otomatis menyimpan log pada event INSERT, UPDATE, ataupun DELETE pada sebuah tabel.

REAL TIME AUDIT

Real Timer Audit atau RTA adalah suatu sistem untuk mengawasi kegiatan teknis dan keuangan sehingga dapat memberikan penilaian yang transparan status saat ini dari semua kegiatan, dimana pun mereka berada. Ini mengkombinasikan prosedur sederhana dan logis untuk merencanakan dan melakukan dana untuk kegiatan dan "Siklus Proyek" pendekatan untuk memantau kegiatan yang sedang berlangsung dan penilaian termasuk cara mencegah pengeluaran yang tidak sesuai. 

IT FORENSICS

IT Forensik yaitu suatu ilmu yang berhubungan dengan pengumpulan fakta dan bukti pelanggaran keamanan sistem informasi serta validasinya menurut metode yang digunakan (misalnya metode sebab-akibat). Fakta-fakta tersebut setelah diverifikasi akan menjadi bukti-bukti yang akan digunakan dalam proses selanjutnya.Selain itu juga diperlukan keahlian dalam bidang IT ( termasuk diantaranya hacking) dan alat bantu (tools) baik hardware maupun software untuk membuktikan pelanggaran-pelanggaran yang terjadi dalam bidang teknologi sistem informasi tersebut. Tujuan dari IT forensik itu sendiri adalah untuk mengamankan dan menganalisa bukti-bukti digital.

Tujuan IT Forensics adalah untuk mendapatkan fakta - fakta objektif dari sistem informasi, karena semakin berkembangnya teknologi komputer dapat digunakan sebagai alat bagi para pelaku kejahatan komputer. 

Kesimpulan:

Audit Trail merupakan urutan kronologis  catatan audit, yang masing-masing berisikan bukti langsung yang berkaitan dengan yang dihasilkan dari pelaksanaan suatu proses bisnis atau fungsi sistem. Catatan audit biasanya hasil kerja dari kegiatan seperti transaksi atau komunikasi oleh orang-orang individu, sistem, rekening atau badan lainnya. 

Selengkapnya bisa di Download di sini atau di sini.

Jumat, 11 Oktober 2013

Modus Kejahatan Dalam Bidang Teknologi Informasi (Tugas Softskill 2)

Pendahuluan

Kebutuhan akan teknologi Jaringan Komputer semakin meningkat. Selain sebagai media penyedia informasi, melalui Internet pula kegiatan komunitas komersial menjadi bagian terbesar, dan terpesat pertumbuhannya serta menembus berbagai batas negara. Bahkan melalui jaringan ini kegiatan pasar di dunia bisa diketahui selama 24 jam.
Adanya CyberCrime telah menjadi ancaman stabilitas, sehingga pemerintah sulit mengimbangi teknik kejahatan yang dilakukan dengan teknologi komputer, khususnya jaringan internet dan intranet. Untuk mengamankan komputer anda mulailah dengan melindunginya dari pencuri, dari kerusakan fisik atau dari seseorang yang telah mencurinya. Berikutnya, pelajari bagaimana mencegah agar orang lain tidak menerobos komputer anda secara elektronik, dan bagaimana melindingi komunikasi anda sementara mereka bergerak antara komputer anda dan komputer lain.

Karakteristik Unik dari Cybercrime
1.      Ruang lingkup kejahatan
2.      Sifat kejahatan
3.      Pelaku kejahatan

Jenis Cybercrime
 Berdasarkan Jenis Aktivitasnya
§  Unauthorized Access. Terjadi ketika seseorang memasuki atau menyusup ke dalam suatu system jaringan computer secara tidak sah, tanpa izin atau tanpa sepengetahuan dari pemilik system jaringan computer yang dimasukinya.
§  Illegal Contents. Merupakan kejahatan yang dilakukan dengan memasukkan data atau informasi ke internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hokum atau mengganggu ketertiban umum.

Dampak Cybercrime Terhadap Keamanan Negara
§  Kurangnya kepercayaan dunia terhadap Indonesia
§  Berpotensi menghancurkan negara

Dampak Cybercrime Terhadap Keamanan Dalam Negri
§  Kerawanan social dan politik yang ditimbulkan dari Cybercrime antara lain isu-isu yang meresahkan, memanipulasi simbol-simbol kenegaraan, dan partai politik dengan tujuan untuk mengacaukan keadaan agar tercipta suasana yang tidak kondusif.
§  Munculnya pengaruh negative dari maraknya situs-situs porno yang dapat diakses bebas tanpa batas yang dapat merusak moral bangsa.


 Selengkapnya bisa di Download di sini atau di sini.

Senin, 30 September 2013

Profesionalisme Di Bidang Teknologi Informasi

1.     PROFESIONALISME
      Profesionalisme adalah dimana seseorang yang mempunyai keterampilan yang tinggi di bidangnya masing-masing sesuai dengan keahliannya. Biasanya di pahami sebagai suatu kualitas yang wajib di punyai oleh eksekutif yang baik, jadi profesionalisme dibidang IT adalah seseorang yang pintar dibidang komputer atau programan yang memiliki kualitas pengetahuan yang sangat baik dan melakukan pekerjaannya dalam bidangnya dengan sangat baik dan bertanggung jawab.
2.     ETIKA
       Salah satu hal yang membedakan sifat setiap profesi adalah adanya kode perilaku profesional atau etika bagi para anggotanya. Etika adalah ilmu yang membahas perbuatan baik dan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia. Etika berarti sifat atau karakter atau moralitas. Moralitas adalah kebiasaan, yang fokunya pada perilaku yang baik dan yang salah. Etika berkaitan dengan masalah bagaimana seseorang bertindak terhadap orang lain.

Selengkapnya bisa di Download di sini atau di sini.

Selasa, 28 Mei 2013

Tugas Proposal PI 2

BAB II
TEORI  DASAR


Rangkaian Pencacah barang dengan Up-Down Counter dibuat dari komponen-komponen elektronika yang cukup sederhana. Untuk memahami alat yang dibuat, sekaligus untuk lebih mendalami apa yang akan dibahas lebih lanjut, penulis akan mencoba menjelaskan dasar – dasar pengertian yang menjadi acuan dalam membuat rangkaian ini dan komponen apa saja yang digunakan.


2.1. Resistor
Resistor adalah suatu komponen elektronika yang dapat menghambat arus
listrik. Resistor arang mempunyai kemampuan arus listrik yang sangat rendah, sedangkan resistor yang terbuat dari kawat nikelin mempunyai kemampuan arus listrik yang sangat tinggi. Sedangkan wujud resistor yang berdaya listrik rendah dan nilai hambatannya digambarkan dengan kode warna. Sedangkan untuk resistor yang berdaya listrik besar ditulis dengan bentuk angka di badan resistor tersebut.
Macam - macam Resistor :
1. Resistor Tetap
Resistor tetap adalah resistor yang memiliki nilai hambatan yang tetap.
Resistor memiliki batas kemampuan daya misalnya: 1/16 watt, 1/8 watt, ¼ watt, ½ watt dsb.
Artinya resistor hanya dapat dioperasikan dengan daya maksimal sesuai
kemampuan dayanya.
Symbol resistor tetap :




2. Resistor tidak tetap ( Variabel )
Resistor variabel adalah resistor yang nilai hambatannya dapat diatur atau
dapat diubah-ubah sesuai dengan yang dibutuhkan. Contohnya antara lain
Potensiometer, Trimpot dan Hambatan geser. Resistor variabel banyak
digunakan sebagai alat pengatur volume suara, alat pengatur nada (volume
control), alat pengatur nada tinggi (trebble control) dan alat pengatur nada
rendah (bass control) seperti pada Amplifier yang banyak dijual dipasaran.
Untuk mengetahui nilai hambatan dari suatu Trimpot dapat dilihat dari angka
yang tercantum pada badan trimpot tersebut.

2.1.1. RESISTOR SEBAGAI PEMBAGI TEGANGAN
Dalam sebuah rangkaian seri, “Tegangan pada elemen penghambat akan
terbagi sebagaimana besar harga hambatan dan jumlah jatuh tegangan pada

2.2 TRANSISTOR
Transistor ditemukan pada 23 Desember tahun 1947. Transistor ditemukan
oleh tiga orang sarjana dari laboraturium Bell Telephone di Amerika Serikat. Nama - nama penemu transistor antara lain : William Sholey, Walter Bardeen,John Bardeen.
Transistor termasuk komponen aktif, dan memiliki dua jenis yaitu :
Transistor Bipolar dan Transistor Unipolar.
1. Transistor Bipolar adalah transistor yang memiliki dua persambungan
kutub. Transistor Bipolar dapat diibaratkan dengan dua buah dioda.


Gambarb.2.5 : Simbol Transistor (a) NPN, (b) PNP

Transistor merupakan suatu piranti semi konduktor yang memiliki sifat
khusus. Secara ekivalensi transistor dapat dibandingkan dengan dua dioda yang
dihubungkan dengan suatu konfigurasi.
Pada dasarnya transistor bekerja berdasarkan prinsip pengendalian arus
kolektor dengan menggunakan arus basis. Dengan kata lain arus basis mengalami penguatan hingga menjadi sebesar arus kolektor. Penguatan ini bergantung pada faktor penguatan masing-masing transistor (alfa dan beta), maka dalam tulisan ini transistor yang dipakai BC 547 dan 557

a. Daerah kerja Saturasi
Perpotongan dari garis beban dan kurva IB = IB(sat) disebut dengan
penjenuhan (saturasi). Pada titik ini arus basis sama dengan IB(sat) dan arus
kolektor adalah maksimum. Pada penjenuhan, dioda kolektor kehilangan
reverse bias dan kerja transistor yang normal terhenti. Untuk perkiraan
aproksimasi, arus kolektor pada penjenuhan adalah
Rc
Vcc I sat C _ ) ( ,
dan arus basis yang menimbulkan penjenuhan adalah
dc
Ic
I sat
sat B _
) (
) ( = ,
sedangkan tegangan kolektor pada penjenuhan adalah ) (sat CE CE V V = ,
dimana VCE(sat) diberika pada lembar data tiap-tiap transistor.
Jika arus basis lebih besar daripada IB(sat) , arus kolektor tak dapat
bertambah karena dioda kolektor tidak lagi di bias reverse. Dengan
perkataan lain, perpotongan dari garis beban dan kurva basis yang lebih
tinggi masih menghasilkan titik penjenuhan yang sama dalam
b. Daerah kerja Aktif
bila basis emitor (BE) diberi forward bias dan basis kolektor (BC)
diberi reverse bias.
c. Daerah kerja Cutoff
Pada gambar 2.3 menunjukkan bahwa titik dimana garis beban
memotong kurva IB = 0 disebut titik sumbat (cutoff). Pada titik ini arus
basis adalah nol dan arus kolektor kecil sehingga dapat diabaikan (hanya
arus bocor ICEO yang ada). Pada titik sumbat, dioda emitor kehilangan
forward bias dan kerja transistor yang normal terhenti. Untuk perkiraan
yang aproksimasi tegangan kolektor-emitor adalah Vcc V cutoff CE = ) ( .


Integrated Circuit (IC)
Integrated Circuit (IC) merupakan suatu komponen elektronika yang di
dalamnya sudah terintegrasi bermacam-macam komponen dan rangkaian
elektronika yang kita inginkan. IC sendiri dapat dibagi menjadi 3, yaitu :
- IC Analog, antara lain IC yang berguna untuk penguatan atau Op-
Amp, comparator dan sebagainya.
- IC Digital, antara lain IC yang didalamnya terdapat gerbang-gerbang
logika, decoder, encoder, multiplekser, demultiplekser, flip-flop,
counter, register geser, buffer dan sebagainya.
- IC Mixed, merupakan IC yang diolah sedemikian rupa sehingga
memiliki fungsi tersendiri. Contohnya IC yang berfungsi sebagai
monostable multivibrator, timer, converter dan sebagainya.
Kemudian IC tersebut dibagi kembali menjadi 2 yaitu IC TTL (Transistor

Kemudian IC tersebut dibagi kembali menjadi 2 yaitu IC TTL (Transistor
_Transistor Logic) yaitu IC yang di dalamnya terintegrasi komponen transistor
yang dirancang sedemikian rupa dan IC CMOS (Complementary Metal Oxide
Semiconductor) yaitu IC berbahan semikondutor yang mengkonsumsi energi lebih
rendah dibandingkan IC TTL yang modern sekalipun. Pada rangkaian Alarm
Pengingat ini IC yang digunakan adalah bertipe IC CMOS 4060 pada gambar di bawah ini.


  
2.6 MULTIVIBRATOR
Oscillator kenduran yang lazim digunakan untuk menghasilkan gelombang
non sinus, banyak berintikan pada rangkaian multivibrator, di gambar 2.12.
Multivibrator (MV) adalah suatu rangkaian yang mengeluarkan tegangan bentuk
blok. Sebenarnya MV merupakan penguat transistor dua tingkat yang dikopel
dengan kondensator, dimana output dari tingkat yang terakhir akan dikopel pada
input tingkat pertama, sehingga kedua transistor itu saling menyumbat. MV ada
yang berguncang bebas (Free Running) dan tersulut (Triggering). Ada 3 jenis
multivibrator :
a. ASTABLE MULTIVIBRATOR
Tidak memiliki kondisi yang “mantap” jadi akan selalu berguling dari
satu kondisi ke kondisi yang lain.
b. MONOSTABLE MULTIVIBRATOR
Memiliki satu kondisi yang stabil dan satu kondisi yang tidak stabil.
c. BISTABLE MULTIVIBRATOR
Memiliki dua keadaan yang stabil.


Rangkaian Multivibrator (MV) ini mampu menghasilkan bentuk gelombang kotak
yang berasal dari suatu input yaitu SCHMITT TRIGGER. Pada dasarnya Inputan
ini merupakan komparator yang memiliki nilai Hysterisis, dimana nilai ini
dibatasi oleh UTP dan LTP. Dimana UTP memiliki Vin yang mengakibatkan
keluaran meloncat dari keadaan rendah ke tinggi, dan LTP memiliki nilai Vin
yang sebaliknya. Inputan ini juga banyak digunakan sebagai saklar elektronik,
juga memiliki fungsi sebagai pembangkit gelombang asimetris. Multivibrator
pada rangkaian alarm pengingat sebagai Astable Multivibtor.



Gambar 2.12 Contoh Gambar rangkaian Mulvibrator
Seperti dilihat pada gambar 2.12. rangkaian Multivibrator ini akan bekerja
bedasarkan kerja dari 2 Transistor yang menggantung yaitu jika Tr1 dalam
keadaan on maka Tr2 dalam keadaan off. Kedua transistor tersebut
membandingkan sinyal dengan cara beda fase 180 °, jika digunakan motor –
motor yang sama maka sinyal tegangan yang dihasilkan keduanya berbentuk
simetris.